Menindaklanjuti pengumuman penunjukkan Uskup Bandung yang baru, redaksi Berita Katedral sempat meminta informasi perihal biodata beliau kepada Kantor Keuskupan Agung Semarang. Usut punya usut, ternyata Bapa Uskup kita ini bisa dibilang jauh dari kata “gaptek” alias gagap teknologi. Bukan semata-mata ikut arus atau “ngetrend” punya situs internet (website) pribadi alias “blog”, beliau pun memanfaatkan “blog” tersebut sedemikian rupa sehingga menarik dan komunikatif.
Teks: Johannes Maria Trilaksyanto Pujasumarta Pr.
Teks: Wisma Keuskupan Agung Semarang, kantor Rm Puja yang tak lama lagi akan ditinggalkannya untuk bertugas di Tatar Sunda.
Teks: Rm Puja di ruang kerjanya di Keuskupan Agung Semarang.
Kalau Anda punya akses internet, tak ada salahnya membuka situs tersebut, yang ternyata cukup up to date (upload foto di bulan Mei pun ada. Wah, kalah dong website BerKat, he he he…..). Isi “blog” milik imam diosesan Keuskupan Agung Semarang tersebut cukup menarik termasuk dengan adanya beberapa foto kegiatan beliau. Rupanya selain menulis, beliau ini senang mendokumentasikan hal-hal menarik di sekitarnya. Silakan Anda lihat di alamat situs berikut:
http://pujasumarta.multiply.com/
Seperti telah diberitakan di artikel wawancara yang telah dimuat di majalah mingguan “HIDUP”, beliau mengambil motto “Duc in Altum” yang artinya “Bertolaklah ke tempat yang dalam”. Maka lambang Keuskupan Bandung yang baru pun hadirlah. 
Teks: Lambang Keuskupan Bandung dengan motto Uskup terpilih: “Duc in Altum”.
Berikut biodata beliau, yang diambil dari arsip Keuskupan Agung Semarang:
Nama lengkap : Johannes Maria Trilaksyanto Pujasumarta
Nama sehari-hari : Rama Puja (dibaca: Romo Pujo)
Tempat, Tgl. Lahir : Surakarta, 27 Desember 1949
Nama orang tua
Ayah : Hubertus Soekarto Pudjasumarta (alm)
Ibu : Agnes Soekarti Pudjasumarta
Saudara kandung :
Rm Puja adalah anak ke-3 dari 9 bersaudara; salah satu kakaknya adalah seorang imam Jesuit
Tempat, Tgl. Tahbisan : Kentungan (Yogyakarta), 25 Januari 1977
Jejak rekam karya :
25 Januari 1977 : Prefek Seminari Menengah Mertoyudan
1 Januari 1981 : Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Agung Semarang
12 Mei 1983 : sementara di Wisma Sanjaya, Semarang, untuk persiapan studi ke Roma, Italia
Agustus 1983 : Studi Teologi Spiritual di Universitas St. Thomas Aquinas, Roma, Italia
(Licentiate in Spiritual Theology: 1983 – 1985)
(Doctorate in Spiritual Theology: 1985 – 1987)
1 Oktober 1987 : pastor pembantu Paroki Ganjuran
1 September 1988 : pastor pembantu Paroki St. Maria Assumpta, Klaten
15 Agustus 1989 : studi “Focus in Leadership” di Gonzaga University, Spokane, Amerika
12 Juli 1990 : rektor seminari di Wisma Sanjaya, Semarang
1 Oktober 1995 : anggota Dewan Pengurus Yayasan Driyarkara
1 November 1995 : moderator ISKA (Ikatan Sarjana Katolik) Semarang
1 Agustus 1997 : rektor Seminari Tinggi St. Paulus, Kentungan, Yogyakarta
1 Agustus 1998 : Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang; Ketua Dewan Karya Pastoral Keuskupan Agung Semarang; moderator Serikat Santa Rosa Mistika (SRM)
1 September 1998 : moderator Rumah Sakit St. Elizabeth, Semarang
25 September 1998 : moderator PERDHAKI wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
9 Oktober 2000 : pejabat pastor kepala Paroki Kebondalem, Semarang (hingga 1 Agustus 2001)
2 Desember 2002 : Ketua Tim Supervisi Paroki Keuskupan Agung Semarang
10 Januari 2005 : Ketua Tim Supervisi Keuangan (Internal Auditor) Keuskupan Agung Semarang; Ketua Jaringan Persaudaraan antar kelompok Doa Keuskupan Agung Semarang
17 Mei 2008 : ditunjuk sebagai Uskup Keuskupan Bandung oleh Bapa Paus Benediktus XVI
(teks: Ant, foto: Pst Fabianus Pr, sumber data: Kantor Keuskupan Agung Semarang)





